Usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bekerja dari rumah selama seminggu pasca libur Idul Fitri 2022 disambut baik oleh sejumlah kementerian. Para eksekutif departemen mengikuti saran tersebut dengan mengeluarkan surat edaran WFH untuk staf.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyarankan lembaga swasta dan negara menerapkan WFH selama seminggu untuk mengurangi kemacetan lalu lintas saat kembalinya Idul Fitri 2022.

Tentunya kami juga menghimbau untuk membuka blokir backlog terutama bagi instansi baik swasta maupun pemerintah yang masih dapat melakukan KEGIATAN dengan menggunakan media yang ada selama satu minggu. B. online, bekerja dari rumah,” kata Sigit.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit dalam jumpa pers usai meninjau penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali, Kamis (5 April).

Tentu saja itu (WFH) yang kami rekomendasikan sehingga kami benar-benar dapat menjaga agar refluks itu terus berlanjut. Tapi tentunya tidak akan mempengaruhi kegiatan di lembaga atau di kantor-kantor yang ada,” lanjutnya.

MenPAN RB sependapat dengan Kapolri
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mendukung usulan Kapolri untuk memberlakukan WFH bagi ASN guna mengurai kemacetan Idul Fitri 2022. Tjahjo meminta Pejabat Pembinaan (PPK) untuk mengatur jadwal WFH ini.

Pernyataan MenPAN-RB, seperti dilansir Antara, Sabtu (5/7), merekomendasikan agar seluruh instansi pemerintah menetapkan jadwal WFH bagi seluruh penyelenggara negara selama seminggu mulai Senin (5/9).

Saya setuju dengan pandangan Kapolri bahwa instansi pemerintah menerapkan kebijakan WFH. Diharapkan seluruh PPC (Human Development Officer) dapat mengatur pembagian jadwal agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan,” kata Tjahjo.

Pelaksanaan WFH, lanjutnya, tidak akan mempengaruhi urusan administrasi dan pelayanan pemerintahan lainnya, karena saat ini sudah diterapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinkan ASN dan Comthrough Dienology.

Selain itu, tambah Tjahjo, penerapan WFH selama seminggu setelah libur Lebaran 2022 juga dapat diminta sebagai upaya isolasi mandiri (Isoman) bagi ASN setelah mendapatkan Familienoffen aha ihben.

WFH juga menjadi peluang bagi warga Isoman untuk mencegah kasus COVID-19 lebih lanjut,” ujarnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.