Seorang remaja berinisial S (14) ditemukan tewas gantung diri dan berlubang di kolong tol Jakarta Cikampek (Jepang). Dia diduga dibunuh oleh saudara iparnya TR (26).

Jenazah korban ditemukan di kolong Tol Japek, Dusun Pajaten, Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Karawang. Polisi juga menyelidiki karena ada bukti penyerangan, bukan bunuh diri.

Dia meninggal secara tidak wajar. Ada beberapa tanda penganiayaan di tubuhnya dan dia dinyatakan dibunuh,” kata Kombes Ibrahim Tompo, Kabag Humas Polda Jabar, saat dikonfirmasi, Jumat (20,5 w.) (20,5).

Hasil otopsi menunjukkan beberapa bekas benturan di tubuh dan kepala,” lanjut Ibrahim.

Pelaku mengaku marah kepada korban

Selang beberapa waktu, Bareskrim Karawang menggunakan gelang es untuk menangkap tersangka TR. Menurut hasil informasi awal, penganiayaan dilakukan karena marah dengan kelakuan kakak iparnya. Namun, rincian frustrasi tidak dijelaskan.

Bahkan, ada beberapa kejadian yang berujung pada sikap para korban itu sendiri, sehingga timbul kejengkelan, menumpuk, hingga terjadi penganiayaan. Mereka tinggal serumah (mertua) tapi tidak rukun,” katanya.

TR diduga menganiaya korban sendirian. Setelah korban menatap, ia membawa jenazah korban ke bawah Jembatan Japek.

Tersangka kemudian menggantung tubuh korban untuk mengarang kasus agar terlihat seperti bunuh diri.

“Hukumannya sampai 15 tahun, kami juga akan menerapkan UU Perlindungan Anak,” Schloss Ibrahim.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *